Eits! Ini Dia Perbedaan Platform Trading Saham Legal dan Ilegal

Kini, trading saham sangat digemari oleh masyarakat. Tidak hanya orang-orang yang sudah senior tapi juga anak-anak muda. Mereka sadar bahwa menabung di bank bukan lagi cara yang tepat untuk menyimpan, karena adanya inflasi dan juga penurunan nilai mata uang. Mereka lebih memilih untuk membuat uang mereka semakin produktif dengan cara menaruh uang tersebut di saham. 

Sayangnya, akhir-akhir ini ramai kasus “penipuan” aplikasi trading yang melibatkan influencer di media sosial.  Banyak sekali yang sudah menjadi korban. Pemilik dan juga pihak yang mempromosikan aplikasi tersebut harus menghadapi persidangan. Pasalnya, pemilik aplikasi yang ditangkap polisi ternyata membuat aplikasi yang mirip dengan trading aset saham. Mereka pun mengatakan kepada masyarakat bahwa itu aplikasi untuk mempermudah mereka dalam berinvestasi saham. Faktanya, itu aplikasi tersebut menggunakan system binary option yang mirip dengan judi dan ilegal. 

Kasus semacam itu membuat masyarakat semakin sulit membedakan mana jual beli saham yang legal dan mana yang ilegal. Keduanya menjadi buram. Untuk itu, Anda perlu tahu apa ciri-ciri dari aplikasi  saham dengan aplikasi judi, agar tidak tertipu

Beda Antara Trading Saham Legal dan Ilegal 

Sebenarnya, tidak sulit untuk mengetahui mana aplikasi investasi saham yang benar dan legal dengan mana yang ilegal. 

  • Memiliki Izin dari OJK

Untuk mengetahuinya, Anda bisa melihatnya melalui daftar aplikasi legal yang dirilis oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Ketika sudah mendapatkan stempel legal dari OJK, itu artinya aplikasi tersebut dapat dipercaya.

  • Sistem yang digunakan

Yang kedua, lihat sistem yang dibangun. Saham itu bisa diakses siapa saja. Ada nama perusahaan saham di sana. Naik turunnya harga saham pun diumumkan di mana saja, termasuk di TV atau pun di website pasar saham. Jadi, ketika Anda menggunakan aplikasi trading saham yang tepat, Anda tahu saham mana yang naik sesuai dengan kenyataan. 

Beda ketika Anda menggunakan aplikasi abal-abal mengatasnamakan jual beli saham. Tidak jelas saham mana yang Anda beli. Begitu juga dengan fluktuasi harga sahamnya.

  • Investasi Saham Itu Bisa Diprediksi

Ada sekian banyak faktor yang bisa dianalisis untuk menentukan saham apa yang harganya akan naik atau turun. Begitu juga seberapa tinggi kenaikannya atau sebaliknya. Misalnya saja Anda trading saham perusahaan A. Anda bisa lihat bagaimana produk perusahaan tersebut diterima oleh masyarakat, keuntungan yang mereka dapatkan per tahun, dan lain sebagainya. Itu semua merupakan bahan yang bisa digunakan untuk melakukan prediksi dan analisis. Lain hal dengan judi. Tidak ada faktor yang bisa digunakan untuk analisis dan prediksi. Semuanya hanya bersifat spekulasi.

Jadi, sudah jelas kan beda antara aplikasi trading legal dengan yang ilegal?

Pentingnya Trading dengan Aplikasi yang Legal 

Sangat penting sekali bagi Anda untuk menghindari aplikasi yang illegal. Karena kemungkinan akan terjadi kecurangan jika Anda menggunakan aplikasi semacam itu. Belum lagi masalah kebocoran data pribadi. Beberapa orang hanya ingin mengumpulkan data pribadi masyarakat ketika mereka membuat sebuah aplikasi.


Untuk itu, pastikan Anda menggunakan aplikasi trading saham yang legal seperti Nanovest. Ini salah satu marketplace saham dan juga kripto terbaik di Indonesia. Ada tiga kelebihan yang bisa Anda dapatkan. Pertama, Anda bisa jual beli saham luar negeri. Yang kedua, Anda bisa trading Kripto. Dan yang ketiga, ada fasilitas transfer uang tanpa biaya.




Jika Anda seorang trader pemula, tidak masalah. Ada pengetahuan, tutorial, dan juga update informasi terbaru mengenai dunia saham di aplikasi ini. Jadi, sembari belajar, Anda juga bisa sekaligus praktik.

Jadi, jangan ragu untuk mulai melakukan investasi aset saham sekarang juga dengan aplikasi yang legal dan terpercaya, Nanovest yang sudah dapat diunduh melaluai Play Store dan App Store.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama