Rabu, 23 September 2020

Ayo Bangun Perekonomian Indonesia Di Masa Krisis Ini dengan Investsai Online di Platform Peer to Peer Lending

Ayo Bangun Perekonomian Indonesia Di Masa Krisis Ini dengan Investasi Online di Platform Peer to Peer Lending

Bagi kamu yang sudah paham akan apa itu investasi, pasti juga sudah familiar dengan yang Namanya fintech. Beberapa tahun terakhir industri fintech (financial technology) berkembang pesat di Indonesia. Pertumbuhan industri fintech terutama berbasis Peer to Peer Lending (P2P Lending) lahir dari tingginya kebutuhan akan akses terhadap permodalan terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sulitnya akses terhadap dana segar merupakan salah satu penghambat UMKM dalam mengembangkan usaha.

P2P Lending merupakan jawaban atas masalah modal yang dihadapi UMKM. Syarat yang diperlukan untuk mendapatkan pinjaman di P2P Lending tidak seformal dan sesulit mendapatkan modal dari bank atau layangan keuangan tradisional.

Perbankan sering memberikan syarat yang memberatkan UMKM dengan menjaminkan agunan berupa aset tanah, bangunan, atau peralatan produksi. Menariknya, beberapa P2P Lending tidak mensyaratkan agunan sebagai sebagai jaminan mendapatkan pinjaman.

Hal tersebut membuat P2P Lending dapat diterima masyarakat dengan cepat. P2P Lending juga menjadi salah satu cara bagi pemerintah untuk mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). 

Pendanaan melalui P2P Lending

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengharapkan P2P Lending dapat dimanfaatkan untuk kepentingan perekonomian nasional. Keberadaan P2P Lending memiliki banyak manfaat di Indonesia mengingat tingkat inklusi keuangan nasional yang masih rendah, jumlah penduduk yang besar serta demografi penduduk yang tersebar di wilayah kepulauan.

Inklusi keuangan ini juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi perekonomian suatu bangsa. P2P Lending di Indonesia merupakan bukti nyata bahwa peningkatan inklusi keuangan dengan penyaluran dana pinjaman melalui platform digital dapat meningkatkan jumlah UMKM.

Industri P2P Lending yang kini dijalani oleh PT Amartha Mikro Fintek melalui platform Amartha memiliki andil besar dalam mendorong perekonomian Indonesia. Pelaku UMKM yang sebelumnya tidak bisa menikmati akses keuangan dari lembaga keuangan konvensional kini mampu mengajukan pinjaman tanpa jaminan dengan mudah melalui platform Amartha tanpa harus mendatangi kantor kami. Hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, pemerataan ekonomi, serta membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Investasi untuk Bantu Ekonomi Indonesia

Cara belajar investasi di P2P Lending merupakan salah satu langkah untuk turut membantu perekonomian Indonesia. Pengertian investasi P2P Lending merupakan instrumen yang aman dan sudah terjamin oleh Bank Indonesia (BI) dan OJK. Selain itu, imbal hasil yang ditawarkan cukup tinggi hingga 15% setahun dengan nilai minimal dana investasi sebesar 3 juta rupiah.

Dengan Amartha UMKM dapat memperoleh akses permodalan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Amartha juga mendorong perempuan yang memiliki usaha mikro di desa-desa agar lebih tangguh dan mandiri, sehingga terwujud kesejahteraan yang merata bagi Indonesia. Pemberi kredit syariah juga dapat memperoleh investasi yang menguntungkan hingga 15% per tahun dari hasil pendanaan ke UMKM yang dipilih.

Yuk segera daftar sebagai pemberi pinjaman syariah! Segera tingkatkan aset Anda bersama Amartha dan menciptakan dampak sosial yang nyata. Mendanai ya Amartha!
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar